Sedot Air Limbah di Berbah, Sleman, Yogyakarta


sedotwcjogja.org - Salah satu pelanggan kami yang berada di Krikilan, Berbah, Sleman meminta agar kami membantu menguraskan air limbah milik beliau, karena sumur resapan yang sudah lama penuh, dan diabaikan dalam pengurasan, sehingga menjadikan tanah sekitar sumur resapan air limbah Bapak Murtanto, menjadi basah dan berakibat daya resap berkurang. Kemudian kami infokan untuk biaya pengurasan sebagai berikut :
Jenis Kerjaan Kapasitas Tangki Harga (Rp) Keterangan
Sebol saluran tersumbat - Rp. 350.000,- Garansi
Sedot air limbah bak penampung penuh 3000 liter Rp. 400.000,- Garansi
Sebol saluran tersumbat dan sedot air limbah penuh (dikerjakan dalam waktu bersamaan) 3000 liter Rp. 650.000,- Garansi
Setelah kegiatan pengurasan selesai, di pastikan air limbah sumur resapan sudah terkuras habis dan disaksikan langsung sama Bapak Murtanto. Tetapi kami  memberikan informasikan pada beliau, mungkin dalam waktu 1 - 2 bulan lagi, sumur resapan air limbah akan kembali terisi air yang melebihi volume air buangan yang baru. Hal tersebut disebabkan air yang berada meresap disekitar sumur resapan akan kembali mengisi lubang sumur resapan itu. Karena sifat air yang mengalir dari tempat tinggi ke tempat rendah.

Hal itu benar terjadi, selang satu setengah bulan beliau menghubungi kami kembali, kalau sumur resapan sudah hampir penuh. Beliau meminta saran kepada kami, bagaimana cara mengatasinya. Kita sarankan untuk membuat sumur resapan baru yang instalasinya bisa langsung tersalur dari pembuangan air limbah, atau bisa diparalel dengan sumur resapan lama. Karena tanah sekitar sumur resapan lama sudah tidak maksimal lagi daya serapnya. Setelah Bapak Murtanto membuat resapan baru, kami sarankan sebaiknya di jadwal kan secara berkala untuk pengurasan air limbah rumah tangganya, agar tidak terjadi lagi permasalahan seperti diatas, selain itu juga memperpanjang fungsi dari sumur resapan tersebut.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sedot Air Limbah di Berbah, Sleman, Yogyakarta"

Post a Comment